Raja Emas Indonesia

Apa itu Safe Haven dalam Investasi? Pengertian, Jenis, Keuntungan

TTim Redaksi Raja EmasInvestasi Emas 5 menit baca
Apa itu Safe Haven dalam Investasi? Pengertian, Jenis, Keuntungan

Di dalam dunia investasi ada istilah yang disebut safe haven. Jika Anda sudah familiar dan sudah memiliki pengalaman dalam berinvestasi, mungkin Anda sering menjumpai istilah safe haven ini. Safe haven adalah instrumen investasi yang nilainya dapat tetap stabil walaupun di tengah kondisi perekonomian yang tidak stabil. Karena sifatnya yang kuat dan stabil ini, investasi safe haven bisa menjadi instrumen yang tepat untuk Anda. 

Supaya Anda dapat lebih yakin untuk memilih aset safe haven apa untuk investasi, mari kita bahas bersama mengenai apa itu safe haven, karakteristiknya, jenisnya, serta keuntungannya di artikel ini.

Apa itu Safe Haven?

Menurut Investopedia, safe haven adalah aset investasi yang memiliki nilai cenderung stabil atau bahkan naik saat kondisi ekonomi sedang tidak menentu, yang berguna untuk membantu para investor menekan risiko kerugian. Safe haven adalah aset yang paling aman yang bisa Anda pilih untuk investasi karena sifatnya yang stabil itu. 

Aset safe haven dapat memiliki kestabilan seperti itu karena nilai fluktuasinya rendah. Jadi, risiko terjadinya kerugian lebih kecil dibandingkan dengan instrumen investasi lainnya. 

Lalu, apa saja karakteristik yang harus dimiliki sebuah aset supaya bisa termasuk safe haven? Perhatikan penjelasannya sebagai berikut.

Karakteristik Safe Haven

Ada beberapa karakteristik yang dapat membuat suatu aset bisa disebut sebagai safe haven, yaitu:

  • Memiliki likuiditas tinggi, artinya aset harus bisa dicairkan menjadi uang tunai dengan mudah.
  • Ketersediaan aset di pasar tidak boleh berlebih, supaya nilai bisa tetap terjaga dari risiko penurunan harga akibat kelebihan pasokan.
  • Aset harus relevan sepanjang masa. Aset harus selalu dibutuhkan oleh pasar dan tidak mudah tergeser oleh instrumen investasi yang lain. 
  • Memiliki nilai guna jangka panjang yang menjamin stabilitas permintaannya di pasar. 
  • Memiliki kualitas dan bentuk fisik yang sulit mengalami kerusakan meski disimpan dalam waktu lama. 

Baca Juga: Perbedaan Emas dan Perak, Kenali Sebelum Membeli atau Berinvestasi

Jenis Aset Safe Haven

Anda mungkin tahu jika emas adalah aset safe haven. Tetapi, tahukah Anda jika ada beberapa aset lain yang juga termasuk safe haven? 

1. Mata Uang USD, CHF, dan JPY

Mata uang memiliki sifat yang volatile atau mudah berubah-ubah. Tiap mata uang memiliki tingkat volatility yang berbeda-beda. Jadi ketika nilai suatu mata uang nilainya tinggi, akan mengakibatkan peningkatan besaran nilai tukarnya ke rupiah. 

Ada 3 mata uang yang termasuk aset safe haven yaitu Dolar Amerika Serikat (USD), Franc Swiss (CHF), dan Yen Jepang. Dolar Amerika Serikat secara global mendominasi pasar dan digunakan dalam perdagangan serta investasi internasional. Mata uang Franc Swiss juga termasuk safe haven karena stabilitas negara Swiss yang sangat tinggi. Jepang merupakan negara dengan sektor industri yang sangat maju, membuat Yen menjadi salah satu sasaran investor. 

Jika memungkinkan, Anda dapat menyisihkan sebagian uang Anda untuk disimpan dalam bentuk mata uang asing yang sudah disebutkan di atas. 

2. Surat Berharga Negara

Dikutip dari Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR), Surat Berharga Negara atau SBN adalah salah satu instrumen keuangan yang digunakan untuk memenuhi pembiayaan APBN. SBN adalah obligasi diterbitkan oleh pemerintah dan terdiri dari Surat Utang Negara (SUN) dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN). Risiko SBN cukup rendah dan cocok baik untuk investasi jangka panjang maupun jangka pendek. 

3. US Treasury

US treasury atau Surat Utang US adalah surat yang diterbitkan oleh US Department of Treasury atau Departemen Keuangan Amerika Serikat yang bertujuan untuk membiayai pengeluaran pemerintah dan operasional AS yang melebihi penerimaan pajak. Simpelnya, pemerintah AS berutang ke publik dan investor.

Jenis US treasury yang dapat Anda jadikan sebagai safe haven adalah T-Notes, T-Bonds, dan T-Bills. 

4. Emas

Emas bisa dibilang salah satu aset yang populer dan termasuk safe haven. Emas bisa menjadi aset safe haven karena nilainya stabil dan bahkan meningkat di saat terjadinya krisis ekonomi, ketidakpastian geopolitik, atau inflasi tinggi. Emas juga mempunyai sifat likuiditas yang tinggi.

Maksudnya, emas sangat mudah untuk diperjual belikan dan dicairkan ke dalam bentuk uang. Sifat fisik emas yang tidak mudah rusak dan juga relevan sepanjang masa menjadikannya aset safe haven. Emas juga dipercaya secara global dalam menghadapi kondisi ekonomi yang tidak pasti. 

Keuntungan Investasi Safe Haven

Ada beberapa keuntungan jika Anda memilih aset safe haven untuk dijadikan instrumen investasi. Berikut ini beberapa keuntungan yang bisa Anda dapatkan.

1. Risiko yang Sangat Minim

Karena aset safe haven mempunyai volatility yan rendah, mengakibatkan pergerakan nilainya cenderung stabil dan tidak mudah anjlok di tengah ketidakstabilan ekonomi. Risiko yang sangat minim ini menjadikan aset safe haven pilihan investasi yang sangat direkomendasikan, terutama bagi pemula yang baru mulai membangun portofolio. 

2. Kebal Akan Inflasi

Ketika kondisi perekonomian memburuk dan memicu tingginya tingkat inflasi, nilai mata uang akan mengalami penurunan. Di sini, safe haven dapat melindungi kekayaan Anda dari inflasi. Aset seperti emas yang berpotensi naik harga ketika nilai uang kertas menurun dapat menguntungkan Anda di tengah ketidakstabilan ekonomi.

3. Andalan Diversifikasi Portofolio 

Dalam dunia investasi, jangan hanya memilih 1 instrumen investasi. Safe haven adalah aset andalan untuk mendiversifikasi portofolio investasi Anda karena sifatnya yang aman dan minim risiko. Dengan menyebar dana ke aset yang aman, Anda melindungi diri dari risiko kerugian. Portofolio Anda pun tidak akan hancur total karena masih ditopang oleh safe haven. 

4. Potensi Menghasilkan Passive Income

Selain kuat untuk mengamankan nilai, beberapa aset safe haven juga menawarkan keuntungan berupa pendapatan pasif (passive income). Misalnya, jika Anda melakukan investasi pada Obligasi Negara atau Surat Berharga Negara (SBN), Anda akan mendapatkan imbal hasil berupa kupon yang cair secara berkala. Hal ini memberikan Anda penghasilan tambahan tanpa perlu mengeluarkan tenaga apapun.

Baca Juga: Sertifikat Emas Adalah Bukti Sah: Bisakah Jual Emas Tanpanya?

Emas sebagai Aset Safe Haven 

Safe haven adalah aset yang kuat, stabil, dan relevan bagaimanapun kondisi ekonomi dan geopolitik yang terjadi. Anda dapat memanfaatkan aset safe haven untuk melindungi kekayaan Anda di tengah ekonomi yang tidak pasti, dan salah satu yang Anda dapat pilih adalah emas. 

Emas, secara global, sudah dipercaya investor sebagai instrumen yang kuat dan minim akan risiko. Apalagi kondisi fisik emas yang tidak mudah dimakan waktu dan juga sifatnya yang terus relevan sepanjang masa. 

Jika Anda memerlukan instrumen investasi dengan likuiditas tinggi, emas adalah jawabannya. Lalu, jika Anda ingin melakukan kegiatan jual beli emas terpercaya, Raja Emas Indonesia adalah jawabannya. Raja Emas Indonesia menawarkan jasa penjualan emas tanpa sertifikat yang aman, cepat, dan akurat. Konsultasikan kebutuhan emas Anda dengan mengunjungi laman rajaemas.id 

Pertanyaan Umum

Siap Jual atau Cek Emas Anda?

Temukan outlet Raja Emas terdekat dan datang langsung, buka setiap hari.