Raja Emas Indonesia

Cara Menghitung Zakat Emas: Rumus, Nisab, dan Contoh Lengkap

TTim Redaksi Raja EmasInvestasi Emas 6 menit baca
Cara Menghitung Zakat Emas: Rumus, Nisab, dan Contoh Lengkap

Cara menghitung zakat emas sering kali membingungkan karena melibatkan nisab, haul, dan perubahan harga emas. Hal ini bagi beberapa orang awam memang cukup rumit. Padahal, menurut Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS), perhitungannya cukup sederhana selama tiga syarat utama terpenuhi, yaitu kepemilikan, nisab, dan haul.

Kewajiban zakat emas didasarkan pada Al-Qur’an Surat At-Taubah ayat 34 tentang larangan menimbun harta tanpa menunaikan kewajiban. Secara teknis, batas nisab emas dijelaskan dalam hadits riwayat Abu Dawud, bahwa zakat tidak wajib hingga mencapai 20 dinar atau sekitar 85 gram emas.

Di Indonesia, aturan teknisnya diatur lebih lanjut dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 31 Tahun 2019 dan Fatwa MUI Nomor 3 Tahun 2003. Lalu, bagaimana cara menghitung zakat emas yang benar sesuai syariat? Selengkapnya pada artikel berikut!

Syarat Emas yang Wajib Dizakati

Sebelum masuk ke perhitungan, ada tiga syarat utama yang menentukan apakah emas wajib dizakati atau tidak. Berikut penjelasannya:

  • Milik sendiri dan halal: Emas tersebut merupakan kepemilikan pribadi yang sah, bukan pinjaman, titipan, atau hasil dari cara yang tidak halal.
  • Mencapai haul: Emas sudah disimpan atau dimiliki secara terus-menerus selama satu tahun penuh menurut kalender Hijriah.
  • Mencapai nisab zakat emas: Jumlah emas yang dimiliki sudah mencapai atau melebihi batas minimal yang ditetapkan oleh syariat.
  • Berkembang (produktif atau bernilai simpanan): Emas yang disimpan sebagai investasi atau tabungan termasuk dalam kategori ini.

Jika keempat syarat ini terpenuhi, emas tersebut wajib dikeluarkan zakatnya. Aturan ini berlaku untuk perhiasan yang disimpan, tabungan emas, maupun investasi logam mulia.

Perlu diperhatikan juga, terdapat perbedaan pendapat ulama terkait perhiasan emas. Menurut mayoritas ulama, termasuk mazhab Syafi’i yang umum di Indonesia, perhiasan yang dipakai sehari-hari tidak wajib dizakati. Namun, jika perhiasan disimpan sebagai investasi atau jumlahnya berlebihan, tetap wajib dizakati.

Nisab dan Kadar Zakat Emas

Sebelum menghitung, Anda juga perlu mengetahui terlebih dahulu batas nisab dan persentase kadar zakat yang berlaku. Dua hal ini menjadi dasar utama sebelum masuk ke rumus perhitungan.

Berapa Nisab Zakat Emas dalam Gram?

Nisab adalah batas minimal harta yang menentukan apakah zakat wajib dikeluarkan atau tidak. Berdasarkan hadis riwayat Abu Dawud, nisab emas adalah 20 dinar atau setara dengan 85 gram emas murni. Angka ini digunakan oleh mayoritas lembaga zakat di Indonesia, seperti BAZNAS dan Dompet Dhuafa.

Perlu diketahui, beberapa daerah memiliki ketentuan nisab zakat emas yang berbeda. Misalnya, Baitul Mal Aceh menetapkan nisab sebesar 94 gram melalui Qanun Aceh Nomor 3 Tahun 2021 sebagai bagian dari ijtihad lokal. Untuk memastikan perhitungan yang tepat, ikuti ketentuan lembaga zakat di daerah Anda.

Kadar atau Persentase Zakat Emas

Setelah nisab terpenuhi, kadar zakat emas yang wajib dikeluarkan adalah 2,5% dari total emas yang dimiliki. Kadar ini berlaku baik dibayarkan dalam bentuk emas fisik maupun dalam bentuk nilai uang yang setara. Perhitungan tersebut dilakukan setelah kepemilikan emas memenuhi syarat haul, yaitu telah dimiliki selama satu tahun hijriah.

Cara Menghitung Zakat Emas dan Contohnya

Setelah mengetahui nisab dan kadarnya, kini Anda juga perlu mengetahui rumus dan praktik menghitungnya. Berikut rumus dasar beserta beberapa contoh dengan berat emas yang berbeda-beda.

Rumus Dasar Perhitungan Zakat Emas

Secara umum, rumus untuk menghitung zakat emas cukup sederhana. Anda hanya perlu mengalikan jumlah emas yang disimpan selama setahun dengan 2,5%.

Zakat Emas = 2,5% x Jumlah Emas yang Disimpan Selama 1 Tahun

Cara Menghitung Zakat Emas dalam Bentuk Uang

Jika ingin membayar zakat dalam bentuk uang, ada 2 langkah yang perlu dilakukan. Pertama, konversikan total emas ke nilai rupiah berdasarkan harga emas pada saat zakat akan ditunaikan. Kedua, kalikan nilai tersebut dengan 2,5%. Berikut rumusnya:

Zakat Emas (Rupiah) = 2,5% x (Jumlah Emas x Harga Emas per Gram)

Cara Cepat Menghitung Zakat Emas

Berikut langkah singkat menghitung zakat emas:

  • Pastikan total emas mencapai minimal 85 gram
  • Sudah dimiliki selama 1 tahun (haul)
  • Hitung 2,5% dari total emas
  • Konversi ke rupiah jika dibayar dalam uang

Contoh Perhitungan Zakat Emas untuk Berbagai Berat

Agar lebih jelas, berikut beberapa contoh perhitungan zakat emas dengan berat yang berbeda. Asumsi harga emas yang digunakan adalah Rp1.700.000 per gram. Sesuaikan kembali dengan harga terkini saat Anda menghitung.

Contoh 1: emas 100 gram 

Nilai emas adalah 100 x Rp1.700.000, sama dengan Rp170.000.000. Zakatnya adalah 2,5% x Rp170.000.000, yaitu Rp4.250.000.

Contoh 2: emas 10 gram 

Emas seberat 10 gram masih di bawah nisab 85 gram. Emas ini belum wajib dizakati, kecuali jika digabungkan dengan emas lain milik orang yang sama hingga totalnya mencapai nisab.

Contoh 3: emas 1 kilogram 

Nilai emas adalah 1.000 x Rp1.700.000, sama dengan Rp1.700.000.000. Zakatnya adalah 2,5% x Rp1.700.000.000, yaitu Rp42.500.000, atau setara dengan 25 gram emas jika dibayarkan dalam bentuk fisik.

Dari contoh di atas terlihat bahwa cara menghitung zakat emas cukup sederhana. Anda hanya perlu mengetahui tiga komponen utamanya, yaitu berat emas, harga emas per gram, dan kadar zakat sebesar 2,5%.

Kesalahan Umum Menghitung Zakat Emas

Beberapa kesalahan yang sering terjadi saat menghitung zakat emas:

  • Mengira semua perhiasan wajib dizakati
  • Tidak memperhitungkan haul satu tahun
  • Menggunakan harga emas yang tidak terbaru
  • Tidak menggabungkan total kepemilikan emas

Cara Menunaikan Zakat Emas

Setelah mengetahui jumlah zakat yang wajib dibayar, langkah selanjutnya adalah menunaikannya. Ada dua cara umum yang biasa dipakai, yaitu membayar dengan emas langsung atau mengonversikannya ke uang.

Membayar dengan Emas Langsung

Zakat emas dapat dibayarkan langsung dalam bentuk fisik sesuai hasil perhitungan. Contohnya, menyerahkan emas seberat 2,5 gram dari total kepemilikan 100 gram kepada amil zakat resmi.

Membayar dalam Bentuk Uang

Sebagian besar Muslim di Indonesia lebih memilih membayar zakat emas dalam bentuk uang karena lebih praktis. Nilainya dikonversi lebih dulu menggunakan harga emas yang berlaku, lalu disalurkan melalui lembaga amil zakat resmi seperti BAZNAS, Dompet Dhuafa, atau Lazismu.

Zakat Emas Dibayar Berapa Kali dalam Setahun?

Jawabannya, zakat emas dibayarkan satu kali dalam setahun, yaitu setelah emas mencapai haul dan nisabnya terpenuhi. Jika kepemilikan emas bertambah, terdapat 2 pendekatan dalam perhitungan haul. 

Sebagian ulama menghitung setiap tambahan dengan haul yang terpisah. Namun, praktik yang lebih umum digunakan oleh lembaga zakat adalah menggabungkan seluruh kepemilikan dan mengikuti haul pertama.

Pantau Harga Emas Sebelum Menghitung Zakat

Jadi, itulah cara menghitung zakat emas mulai dari syarat, nisab, hingga contoh perhitungannya. Intinya, emas wajib dizakati bila sudah mencapai nisab zakat emas, yaitu sekitar 85 gram, dan disimpan selama 1 tahun, dengan kadar zakat 2,5%.

Karena perhitungan zakat sangat bergantung pada harga emas terkini, jangan lupa cek harga emas hari ini di rajaemas.co.id sebelum Anda mulai menghitungnya. Anda juga bisa memantau tren harga emas dari waktu ke waktu di halaman website kami agar zakat yang dibayarkan lebih akurat dan sesuai dengan kondisi pasar terbaru.

Pertanyaan Umum

Siap Jual atau Cek Emas Anda?

Temukan outlet Raja Emas terdekat dan datang langsung, buka setiap hari.