Raja Emas Indonesia

Kenali 7 Jenis Kabel yang Mengandung Emas

TTim Redaksi Raja EmasNews & Update 6 menit baca
Kenali 7 Jenis Kabel yang Mengandung Emas

Secara historis emas memang logam yang sangat berharga dan digunakan untuk pembuatan perhiasan, koin, sampai seni. Kini, emas juga dijadikan sebagai instrumen investasi aset safe haven. 

Sifatnya yang juga lentur, anti-korosi, dan tahan akan reaksi kimia, menjadikan emas juga dimanfaatkan dalam konektor listrik dan berbagai perangkat. Menurut World Gold Council, sifat fisik dan kimia emas menjadikannya berguna untuk dimanfaatkan menjadi pelapis komponen elektronik, salah satunya konektor kabel. 

Nah, ternyata ada beberapa jenis kabel yang mengandung emas di dalamnya. Kira-kira apa saja ya jenis kabelnya? 

7 Jenis Kabel yang Mengandung Emas

Emas mempunyai ketahanan terhadap korosi dan oksidasi yang sangat baik. Sifat-sifat ini bisa membantu menjaga permukaan kontak listrik tetap stabil, apalagi konektor sering digunakan atau berada di lingkungan yang memungkinkan mudahnya muncul karat.

Lalu, apakah jumlah emas yang terkandung di dalam kabel itu besar? Perlu Anda ketahui bahwa penggunaan emas pada kabel umumnya berada pada bagian kontak konektor, bagian dalam kabel biasanya berbahan konduktor lain. Supaya Anda bisa makin paham kabel apa saja yang mengandung emas, simak penjelasannya sebagai berikut!

1. Kabel LAN atau Ethernet

Kabel LAN atau Ethernet digunakan untuk menghubungkan komputer, router, switch, dan perangkat jaringan lainnya. 

Penggunaan lapisan emas pada kabel LAN atau Ethernet biasanya terdapat di kontak konektornya. Salah satu contohnya adalah konektor RJ45 TE Connectivity yang melampirkan material emas di dalam spesifikasinya. Namun, kandungan emas di kabel LAN hanya ada di konektornya saja. Bagian kabel umumnya berbahan tembaga atau bahan konduktor lain. 

2. Kabel USB

Kabel USB biasanya Anda gunakan sehari-hari untuk menghubungan ponsel, komputer, dan berbagai perangkat elektronik lainnya. Ada beberapa produk tertentu yang menggunakan lapisan emas pada bagian kontak logam di konektor kabel USB. 

Anda dapat memeriksa spesifikasi kabel USB Anda yang diterbitkan produsen. Pastikan apakah ada kandungan emas yang digunakan sebagai material pelapis kontak konektor. Perbedaan jenis konektor seperti USB-A, USB-B, Micro-USB, dan USB-C juga tidak bisa memastikan kandungan emas di kabel ini. 

3. Kabel HDMI

Kabel HDMI adalah kabel yang fungsinya mengirimkan sinyal audio dan video digital. Misalnya, dari laptop ke monitor atau dari perangkat media player ke televisi. Tidak semua kabel HDMI mempunyai lapisan emas, tetapi ada beberapa produk yang dipasarkan dengan konektor berlapis emas. 

Untuk mengetahui kandungan emas pada kabel HDMI, periksa spesifikasi produk yang tertera. Biasanya Anda akan menemukan istilah gold-plated connector yang menunjukkan adanya pelapisan emas.

4. Kabel VGA dan Kabel Audio

Kabel VGA untuk video dan kabel audio sering menggunakan emas pada bagian pin VGA, ujung jack audio, atau terminal RCA. Namun, warna kuning mengilap atau klaim harga premium tidak menjamin kandungan emasnya. Anda tetap harus mengecek spesifikasi yang diterbitkan produsen untuk memastikan material pelapis apa yang digunakan.  

5. Kabel dan Konektor Industri

Nah untuk kabel dan konektor industri biasanya lebih mudah dicek. Biasanya, produsen industri akan menerbitkan spesifikasi material secara rinci. Jadi, Anda bisa lebih mudah mengetahui apakah Anda membeli kabel yang mengandung emas atau tidak. Nah sebagai contoh, TE Connectivity sering melepaskan emas di atas bahan dasar kuningan. Anda bisa selalu mengecek merek, nomor seri, dan datasheet produsen alih–alih sekadar menebak dari bentuk maupun warna.

6. Kabel Telekomunikasi 

Perangkat telekomunikasi dan jaringan biasanya menggunakan berbagai jenis konektor untuk menjaga kualitas sambungan. Beberapa konektor yang digunakan itu mempunyai lapisan emas. Kategori kabel ini mencakupi banyak jenis, contohnya kabel tembaga, koaksial, dan serat optik. 

Nah, pada serat optik, sinyal itu dikirim lewat serat kaca, bukan emas. Jika memang ada kabel yang mengandung emas, posisinya pasti berada khusus di bagian kontak konektornya dan bukan di sepanjang inti kabel.

7. Kabel dengan Terminal dan Pin Kontak Khusus

Selain jenis kabel yang biasa Anda gunakan sehari-hari, ada juga kabel yang terhubung dengan terminal atau pin kontak khusu. Komponen tersebut dapat dijumpai pada kabel instrumen dan rangkaian kontrol. Nah, produsen biasanya melapiskan emas di atas logam perunggu fosfor untuk mencegah korosi.

Baca Juga: Berapa Besaran Dana Darurat yang Harus Disiapkan? Ini Tipsnya!

Cara Mengecek Kabel yang Mengandung Emas 

Jika Anda penasaran apakah di rumah Anda terdapat kabel yang mengandung emas, Anda dapat memerhatikan beberapa cirinya. Untuk mengecek kabel yang mengandung emas, perhatikan langkah-langkah berikut. 

  • Periksalah bagian logam di ujung konektor, bukan selubung atau inti kabelnya. 
  • Lacak merek dan nomor seri kabel untuk melihat lembar data teknis resmi dari produsen.
  • Cek keterangan produk untuk label seperti gold-plated contact atau contact plating material: gold. 
  • Pahami bahwa warna keemasan di konektor hanyalah pelapis tipis di atas logam dasar, bukan emas padat.
  • Jangan andalkan magnet, karena banyak logam non-magnetik yang mirip emas. 

Apakah Kabel Bekas yang Mengandung Emas Bisa Dijual?

Mungkin terbesit di pikiran Anda untuk mengekstrak emas yang ada di bagian konektor kabel yang mengandung emas. Meskipun kabel bekas memang bisa dijual kembali dan memiliki nilai ekonomis, tetapi bukan hanya karena kandungan emasnya semata.

Nilai jual kabel biasanya juga dipengaruhi oleh jenis kabel, kondisi fisik konektor, bahan inti, dan biaya pengolahannya. Nah, karena emas pada konektor hanyalah pelapis yang sangat tipis, keberadaannya tidak otomatis membuat harganya jadi melambung tinggi saat dijual kembali. Jangan samakan kabel dengan komponen pada emas seperti yang biasa ditemukan di motherboard atau prosesor. 

Lalu, harus dikemanakan kabel bekas yang Anda punya? Menariknya, menurut Global E-waste Monitor 2024, hanya 22,3% limbah elektronik dunia yang didaur ulang dengan benar. Nah, merespons hal itu, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) per Juli 2026 telah menggalakkan kolaborasi pengelolaan limbah elektronik remi agar barang bekas seperti kabel, charger, dan komputer didaur ulang dengan bertanggung jawab. 

Kelola Kabel Bekas yang Mengandung Emas dengan Aman

Untuk mengelola kabel bekas yang Anda punya dengan aman, ikutilah langkah-langkah berikut.

  • Kelompokkan kabel berdasarkan jenis dan simpan di tempat kering.
  • Jika sudah mati total, serahkan kabel ke fasilitas pendaur ulang limbah elektronik resmi.
  • Hindari membakar kabel atau memakai cairan kimia asam untuk mengambil kandungan emas.
  • Serahkan proses ekstraksi emas ke pengelola limbah yang kompeten karena sangat berisiko. 

Baca Juga: 3 Cara Mengatasi Inflasi dan Tips Menghadapinya bagi Masyarakat

Emas: Dari Teknologi Hingga Investasi

Kehadiran emas pada konektor berbagai jenis kabel membuktikan betapa bernilai dan serbagunanya logam mulia ini. Emas tidak hanya berperan sebagai instrumen investasi ataupun perhiasan saja, melainkan material penting yang menjaga kondisi teknologi modern makin optimal. Semua karena sifat emas yang anti-korosi dan tahan lama. 

Nah, Anda jadi semakin paham bukan betapa berharganya emas? Setelah mengetahui kegunaannya dalam teknologi, membuat kita jadi makin menghargai nilai logam mulia ini. 

Ingin tahu berapa nilai emas yang Anda punyai saat ini? Kunjungi outlet Raja Emas Indonesia terdekat Anda untuk mengecek dan menjual emas perhiasan maupun batangan Anda dengan proses yang aman dan terpercaya. Hubungi tim kami untuk informasi lebih lanjut!

Pertanyaan Umum

Siap Jual atau Cek Emas Anda?

Temukan outlet Raja Emas terdekat dan datang langsung, buka setiap hari.