Raja Emas Indonesia

Tingkatan Karat Emas: Panduan Lengkap Jenis dan Perbedaannya

TTim Redaksi Raja EmasPanduan Perhiasan 5 menit baca
Tingkatan Karat Emas: Panduan Lengkap Jenis dan Perbedaannya

Perhiasan emas dengan bentuk yang mirip bisa saja dijual dengan harga yang jauh berbeda. Penyebabnya hampir selalu sama, yaitu perbedaan tingkat karat emas yang digunakan. Semakin tinggi kadarnya, semakin murni kandungan emas di dalamnya. Hal inilah yang memengaruhi harganya di pasaran,

Memahami tingkatan karat emas perhiasan maupun logam mulia dapat membantu Anda menilai apakah harga yang ditawarkan penjual sudah sesuai dengan kualitasnya. Hal ini cukup penting, terutama saat Anda ingin membeli perhiasan sesuai dengan fungsinya. Apakah untuk dipakai sehari-hari atau untuk berinvestasi.

Artikel ini akan membahas seputar karat emas, mulai dari jenis-jenis karat emas hingga cara memilihnya yang tepat sesuai kebutuhan. Simak selengkapnya berikut ini!

Apa itu Karat Emas?

Karat emas adalah satuan kemurnian emas pada setiap produk, baik perhiasan, koin, maupun emas batangan. Skala karat ini berkisar dari 1 hingga 24, di mana kandungan emas murninya mencapai 99,9% pada tingkat karat tertinggi. Artinya, semakin rendah angka karatnya, semakin besar pula kandungan logam campuran di dalamnya.

Kadar kemurnian emas dapat dihitung berdasarkan jumlah karatnya dengan rumus:

Kadar emas (%) = (Jumlah karat : 24) x 100%

Contohnya, emas 18 karat yang memiliki kadar kemurnian:

(18 : 24) x 100% = 75%

Jadi, emas 18 karat mengandung 75% emas murni, sedangkan sisanya merupakan campuran logam lain. Campuran tersebut diperlukan karena emas murni bersifat lunak dan mudah dibentuk.

Selain melalui perhitungan, kadar kemurnian emas juga memiliki regulasi khusus, yaitu mengacu pada SNI 8880:2020 yang telah ditetapkan oleh Badan Standardisasi Nasional (BSN). Standar ini mengatur kisaran kandungan emas untuk setiap kadar karat dan menjadi acuan dalam pencantuman kadar pada produk emas di Indonesia.

Jenis-Jenis Tingkatan Karat Emas yang Umum di Pasaran

Ada banyak jenis karat emas berdasarkan BSN, namun hanya beberapa tingkatan yang paling sering dijumpai dalam transaksi jual beli sehari-hari, mulai dari emas batangan hingga emas perhiasan.

1. Emas 24 Karat (24K)

Jika mencari emas dengan tingkat kemurnian paling tinggi, emas 24 karat bisa jadi pilihan paling tepat. Menurut standar BSN, kadar emas ini berada di kisaran 99,90 hingga 99,98%. Kandungan emas yang hampir tidak memiliki campuran membuat teksturnya cukup lunak sehingga mudah tergores atau berubah bentuk.

Karakteristik tersebut membuat emas 24 karat lebih umum dibuat menjadi emas batangan dan koin untuk tujuan investasi daripada dibuat menjadi perhiasan untuk penggunaan sehari-hari.

2. Emas 22 Karat (22K)

Dengan kadar emas sekitar 91,67 hingga 95,82%, emas 22 karat masih memiliki warna kuning yang pekat dan menyerupai emas batangan berkadar tinggi. Sejumlah logam, seperti perak atau tembaga, ditambahkan untuk membuatnya lebih kuat. Kadar ini dapat ditemukan pada koin maupun perhiasan premium. 

Akan tetapi, perlu diketahui juga bahwa sifatnya yang masih relatif lunak membuatnya kurang cocok untuk perhiasan yang menggunakan banyak batu permata.

3. Emas 18 Karat (18K)

Bagi Anda yang menginginkan emas dengan kemurnian dan daya tahannya yang seimbang, emas 18 karat bisa jadi pilihan. Kandungan emasnya berkisar 75 hingga 79,16%, sementara sisanya berupa campuran logam lain yang membuat material ini lebih kuat daripada emas dengan kadar yang lebih tinggi.

Karakter tersebut membuat emas 18 karat banyak digunakan untuk cincin kawin, cincin tunangan, hingga perhiasan berlian yang membutuhkan struktur yang kokoh.

4. Emas 14 Karat (14K)

Berbeda dari emas dengan kadar yang lebih tinggi, emas 14 karat mengandung emas sekitar 58,33 hingga 62,49%. Proporsi logam campurannya yang lebih besar, membuat perhiasan dengan kadar emas yang tidak terlalu tinggi ini terasa lebih kuat dan tidak mudah mengalami perubahan bentuk akibat sering dipakai.

Dengan harga yang relatif terjangkau dan daya tahannya yang baik, emas kadar ini cocok bagi Anda yang mencari perhiasan untuk digunakan secara terus-menerus.

5. Emas 10 Karat (10K)

Pada emas 10 karat, kandungan emasnya berada pada kisaran 41,67 sampai 45,82%. Jumlah kandungan logam lainnya sebagai campuran dalam emas ini membuatnya cukup kuat untuk menghadapi gesekan dan penggunaan sehari-hari. Namun, tampilan warnanya biasanya lebih pucat dibandingkan dengan emas dengan kadar lebih tinggi.

Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, komposisi logam campurannya juga perlu diperhatikan karena beberapa jenis logam dapat menimbulkan iritasi pada sebagian orang.

6. Emas 9 Karat (9K)

Kadar emas 9 karat memiliki kandungan emas sekitar 37,5 hingga 41,66%. Pada tingkatan ini, logam campuran menjadi bagian yang lebih dominan sehingga materialnya relatif kuat untuk penggunaan lebih sering. Karena kandungan emasnya yang lebih rendah, harga emas ini pun cenderung lebih terjangkau.

Kadar emas 9 karat dan dibawahnya kerap digunakan pada perhiasan atau aksesori dengan desain modern yang sering digunakan setiap hari.

Berikut ringkasan tingkatan emas dengan karat tertinggi ke terendah beserta kegunaannya agar lebih mudah dibandingkan.

Karat

Kadar Kemurnian

Karakteristik

Kegunaan

24K

99,90% hingga 99,98%

Paling murni, lunak

Investasi, emas batangan

22K

91,67% hingga 95,82%

Kadar tinggi, cukup lunak

Koin emas, perhiasan premium

18K

75% hingga 79,16%

Kuat, cocok untuk tatahan

Cincin kawin, perhiasan harian

14K

58,33% hingga 62,49%

Ekonomis, tahan lama

Perhiasan yang dugunakan sehari-hari

10K

41,67% hingga 45,82%

Tahan gores

Rantai dan cincin model sederhana

9K

37,5% hinggu 41,66%

Paling kuat, harga terjangkau

Perhiasan fashion

Cara Memilih Tingkatan Karat Emas Perhiasan yang Tepat

Setelah memahami karakteristik masing-masing kadar, langkah berikutnya adalah menentukan tingkatan karat emas perhiasan yang paling sesuai dengan kebutuhan. Berikut faktor yang perlu jadi pertimbangan sebelum membelinya.

  • Sesuaikan dengan aktivitas: Emas 9K hingga 14K lebih kuat untuk perhiasaan yang digunakan untuk perhiasan harian, sedangkan emas 18K hingga 24K lebih cocok untuk perhiasan yang jarang terkena goresan.
  • Tentukan tujuan pembelian: Emas 24K lebih sesuai untuk investasi, sementara 14K atau 18K lebih praktis untuk perhiasan saja.
  • Perhatikan kondisi kulit: Jika memiliki kulit sensitif pilih kadar emas tinggi karena kandungan logam campurannya cenderung lebih rendah.
  • Sesuaikan budget: Semakin tinggi karatnya, umumnya semakin tinggi pula harganya. Emas 14K hingga 18K bisa menjadi pilihan paling tepat dari segi harga maupun daya tahan.
  • Periksa cap kadar: Pastikan terdapat penanda seperti 999, 916, 750, atau 375 pada perhiasan untuk membantu memastikan kadar emasnya.

Kenali Kadar Emas Sebelum Membeli atau Menjualnya

Setiap tingkatan karat emas memiliki karakteristik, kekuatan, dan kegunaannya masing-masing. Oleh karena itu, semuanya kembali pada kebutuhan apakah untuk investasi jangka panjang, atau hanya sebagai aksesori pelengkap yang Anda gunakan sehari-hari.

Jika Anda punya emas atau perhiasan tanpa surat dan ragu dengan kadar maupun keasliannya, Raja Emas siap membantu. Kunjungi outlet Raja Emas langsung atau melalui laman rajaemas.id untuk layanan cek keaslian emas yang akurat, aman, dan transparan.

Pertanyaan Umum

Siap Jual atau Cek Emas Anda?

Temukan outlet Raja Emas terdekat dan datang langsung, buka setiap hari.