Raja Emas Indonesia

Perbedaan Seserahan Pernikahan dan Hantaran: Jangan Sampai Tertukar!

TTim Redaksi Raja EmasPernikahan & Mahar 5 menit baca
Perbedaan Seserahan Pernikahan dan Hantaran: Jangan Sampai Tertukar!

Seserahan pernikahan dan hantaran sering dianggap sebagai dua hal yang tidak ada bedanya oleh masyarakat awam. Padahal, keduanya memiliki makna, pemberi, dan isi yang cukup berbeda dalam tradisi pernikahan di Indonesia.

Banyak calon pengantin masih bingung membedakan seserahan nikah dan hantaran saat mempersiapkan acara lamaran maupun pernikahan. Kesalahpahaman ini tentunya dapat membuat persiapan pernikahan Anda menjadi kurang lancar.

Oleh karena itu, artikel ini akan mengulas secara lengkap perbedaan keduanya dari berbagai aspek, dilengkapi dengan contoh seserahan pernikahan yang perlu dipersiapkan oleh pihak pria. Simak selengkapnya dalam artikel berikut!

Apa itu Seserahan Pernikahan?

Seserahan pernikahan adalah pemberian barang dari calon mempelai pria kepada calon mempelai wanita menjelang atau saat prosesi akad nikah. Pemberian ini menjadi simbol kesanggupan dan tanggung jawab pihak pria untuk memenuhi kebutuhan hidup calon istrinya di kemudian hari.

Isi seserahan biasanya berupa barang pribadi yang spesifik dan pasti dipakai oleh calon mempelai wanita, seperti perhiasan, pakaian, hingga, perlengkapan ibadah. Jumlah dan jenis barang sebagai isinya juga disesuaikan dengan kesepakatan kedua keluarga serta kemampuan finansial pihak pria.

Apa itu Hantaran Pernikahan?

Hampir serupa, namun sebenarnya berbeda. Hantaran pernikahan merupakan bentuk buah tangan yang diberikan antar keluarga calon pengantin sebagai tanda silaturahmi. Berbeda dengan seserahan, hantaran bisa diberikan oleh kedua belah pihak keluarga secara saling tukar, bukan hanya dari pihak mempelai pria.

Untuk isinya, umumnya berupa barang konsumsi untuk kebutuhan bersama, seperti makanan tradisional, buah-buahan segar, serta kue basah atau roti. Barang-barang ini biasanya dinikmati oleh keluarga besar dan tidak ditujukan khusus untuk calon mempelai wanita.

Perbedaan Seserahan dan Hantaran Pernikahan 

Meski sering dianggap sama, seserahan pernikahan dan hantaran memiliki beberapa perbedaan mendasar. Keduanya memang sama-sama ada dalam rangkaian prosesi pernikahan dan sering diserahkan pada momen yang berdekatan. Berikut tujuh perbedaannya yang perlu Anda pahami agar tidak keliru saat mempersiapkan acara pernikahan.

1. Pihak yang Memberikan

Seserahan pernikahan khusus diberikan oleh calon pengantin pria kepada calon pengantin wanita. Sementara itu, hantaran memiliki cakupan yang lebih luas karena dapat diberikan oleh kedua belah pihak keluarga secara bergantian.

Perbedaan tersebut membuat seserahan bersifat satu arah, sedangkan hantaran cenderung bersifat pertukaran. Hal ini juga yang membuat hantaran kerap disebut sebagai pengetuk pintu dalam prosesi lamaran, karena menjadi tanda pembuka silaturahmi antarkeluarga.

2. Makna di Baliknya

Seserahan pernikahan memiliki makna simbolis sebagai tanggung jawab dan bukti kesanggupan pihak pria untuk menafkahi calon istrinya kelak. Sementara itu, hantaran lebih dimaknai sebagai bentuk untuk menyambung tali silaturahmi dan sebagai bentuk penghormatan antarkeluarga.

Kedua makna ini sama-sama penting, tetapi menyasar tujuan yang berbeda. Seserahan menekankan komitmen personal antara dua calon mempelai, sedangkan hantaran menekankan hubungan sosial dan kekeluargaan yang lebih luas antara kedua pihak.

3. Jenis Barang yang Diberikan

Seserahan pernikahan umumnya berisi barang pribadi yang cukup spesifik, yang sering digunakan atau dikonsumsi oleh calon pengantin wanita. Bentuknya juga bermacam-macam untuk keperluan mulai dari ujung kepala sampai ujung kaki.

Di sisi lain, hantaran berisi barang-barang yang bisa dikonsumsi bersama keluarga, contohnya makanan tradisional, buah-buahan segar, kue basah, atau roti-rotian. Barang ini biasanya dapat dinikmati oleh keluarga besar dan tidak hanya oleh calon mempelai wanita seorang diri,

4. Waktu dan Momen Pemberian

Seserahan pernikahan biasanya diberikan menjelang atau  saat prosesi akad nikah diselenggarakan. Beberapa keluarga juga memilih untuk memberikannya langsung saat lamaran agar tidak perlu membawa seserahan dalam jumlah besar dua kali.

Sedangkan hantaran diberikan cukup fleksibel karena bisa dilakukan saat momen silaturahmi, termasuk saat kunjungan keluarga sebelum acara resmi berlangsung. Fleksibilitas waktu ini membuatnya terasa lebih santai dibandingkan seserahan yang cenderung terikat pada momen tertentu.

5. Sifat Personalisasi Barang

Isi seserahan pernikahan biasanya disesuaikan dengan preferensi pribadi calon mempelai wanita, mulai dari merek, jenis produk, hingga model barang yang diinginkan. Personalisasi ini membuat seserahan terasa lebih spesial dan tepat guna bagi penerimanya.

Sedangkan hantaran cenderung lebih bersifat umum dan seragam karena diperuntukkan bagi keluarga besar, bukan bagi individu tertentu. Oleh karena itu, isi hantaran biasanya berupa barang konsumsi yang bisa dinikmati bersama tanpa perlu penyesuaian khusus.

6. Nilai dan Besaran Barang

Seserahan pernikahan cenderung memiliki nilai lebih tinggi karena sering kali berisi barang berharga, seperti perhiasan atau barang pribadi bermerek. Nilai ini juga menjadi representasi kesiapan finansial calon suami dalam membangun rumah tangga bersama pasangannya.

Untuk hantaran, umumnya bernilai lebih terjangkau karena isinya berupa makanan atau buah-buahan yang harganya relatif stabil. Meski nilainya lebih kecil dibandingkan dengan seserahan, makna simbolisnya tetap dianggap penting dalam pelaksanaan adat pernikahan.

7. Cara Penyajian atau Kemasan

Seserahan pernikahan biasanya dikemas dengan cara yang lebih personal dan estetik. Misalnya, menggunakan kotak kaca, akrilik, atau dekorasi bunga kering sesuai dengan konsep acara pernikahan. Model pengemasan ini turut mempercantik tampilan seserahan saat diberikan kepada keluarga.

Selain itu, hantaran umumnya dikemas dalam bentuk parcel atau keranjang rotan yang lebih sederhana dibandingkan seserahan. Meski begitu, kualitas dan kesegaran barang di dalamnya tetap harus diperhatikan agar layak dan pantas diberikan.

Seserahan Pernikahan Apa Saja yang Perlu Disiapkan?

Setelah memahami perbedaannya dengan hantaran, berikut lima contoh seserahan pernikahan yang umum diberikan oleh pihak pria.

  • Perlengkapan ibadah: mukena, sajadah, tasbih, serta Al-Qur'an sebagai harapan agar pasangan senantiasa dekat dengan Tuhan.
  • Perhiasan: cincin, kalung, dan gelang yang merepresentasikan kemampuan finansial calon mempelai pria. 
  • Skincare dan makeup: produk perawatan yang fungsional dan sesuai dengan brand favorit calon mempelai wanita.
  • Pakaian, tas, dan sepatu: kebutuhan sandang sehari-hari yang sebaiknya didiskusikan terlebih dahulu ukuran dan modelnya.
  • Makanan tradisional dan buah-buahan: pelengkap seserahan yang melambangkan kebersamaan dan harapan rezeki bagi kedua mempelai.

Siapkan Seserahan Pernikahan untuk Calon Anda Sekarang

Memahami perbedaan seserahan pernikahan dan hantaran akan membantu calon pengantin mempersiapkan acara dengan lebih matang dan tidak keliru. Perhiasan emas biasanya menjadi item yang paling diperhatikan karena nilainya yang melambangkan keseriusan calon mempelai pria.

Sebelum membeli perhiasan untuk seserahan, pastikan keasliannya terlebih dahulu. Cek di outlet Raja Emas Indonesia terdekat. Kunjungi laman rajaemas.co.id sekarang untuk konsultasi lebih lanjut terkait kebutuhan emas Anda. Konsultasi sekarang →

Pertanyaan Umum

Siap Jual atau Cek Emas Anda?

Temukan outlet Raja Emas terdekat dan datang langsung, buka setiap hari.