Panduan Memilih Gelang Emas Bayi dan Rekomendasi Model

Memilih gelang emas bayi untuk kado kelahiran orang terkasih memang jadi momen menyenangkan dan paling dinanti. Tapi, pengetahuan memilih gelang emas bayi juga harus Anda ketahui supaya si kecil aman, nyaman, dan tidak memicu reaksi alergi karena bayi memiliki kulit sensitif dan sedang aktif bergerak.
Tips Memilih Gelang Emas Bayi
Memilih gelang emas untuk si kecil tidak hanya ditentukan oleh desain dan kadar emasnya. Ada beberapa faktor yang perlu Anda perhatikan supaya si kecil tetap nyaman dan tidak terganggu saat beraktivitas
1. Sesuaikan dengan Ukuran Lengan
Gelang emas bayi tidak dianjurkan terlalu longgar atau terlalu sempit, harus sesuai dengan ukuran lengan. Apabila terlalu longgar, gelang berisiko hilang dan menghambat gerak si kecil ketika bermain. Sementara gelang yang terlalu sempit, berbahaya bagi kesehatan karena menekan kulit sehingga timbul luka. Dan gelang yang terlalu kecil akan mengganggu sirkulasi darah.
Mengapa gelang yang sedikit longgar lebih aman untuk bayi? Hal ini dikarenakan bayi lebih cepat tumbuh kembangnya. Cara mengukur lingkar lengan bayi sangat mudah, berikut cara praktisnya.
- Tentukan lengan kanan atau kiri
- Lilitkan pita meteran pada lengan bayi dan pastikan tidak terlalu ketat atau longgar
- Baca angka pada meteran dan konsultasikan pada toko perhiasan
Tidak jarang, toko perhiasan merekomendasikan gelang emas yang bisa di adjust ukurannya dan bisa menyesuaikan dengan perkembangan bayi.
2. Pilih Desain Sederhana
Desain gelang untuk bayi umumnya sederhana, tidak terlalu banyak menggunakan permata atau aksesoris gantung dengan tujuan tidak mengganggu aktivitas. Desain polos atau dengan ukiran sederhana bisa jadi pilihan Anda.
Tidak direkomendasikan memilih gelang aksesoris gantung karena resiko tertelan. Sedangkan gelang dengan ukiran berlebihan tidak direkomendasikan karena bisa melukai kulit tipis dan sensitif si kecil. Fokus pada tujuan fungsional dan keamanan si kecil sebelum membeli gelang.
3. Pilih Emas Tua
Pilih gelang bayi dengan kadar emas 24K. Emas tua atau kadar tinggi lebih aman untuk bayi karena tidak mengandung campuran logam yang memicu alergi. Kulit bayi berbeda dengan kulit orang dewasa dan cenderung sensitif terhadap logam asing.
Gelang bayi dengan kadar tinggi lebih lunak, sehingga lebih nyaman apabila beraktivitas.
4. Pilih Pengait atau Kokot Yang Aman
Gelang punya sistem penguncian yang beragam. Untuk bayi, sistem penguncian gelang harus kuat dan nyaman sehingga tidak melukai kulit si kecil ketika dipasangkan atau dilepas.
Selain itu, gelang dengan pengait yang kuat tidak mudah terbuka dan mengurangi risiko hilang ketika bayi beraktivitas.
Jadi, Anda dianjurkan mencoba membuka dan menutup kembali pengait gelang sebelum memutuskan untuk membelinya.
5. Gelang Harus Mudah Dibersihkan
Kulit bayi lebih tipis dan belum rapat membuat bayi mudah bereaksi terhadap kotoran atau bakteri dari benda-benda di sekitarnya. Pilih desain gelang yang mudah dibersihkan setiap hari agar tidak mengganggu kesehatannya.
Bersihkan gelang bayi dengan sabun mandi dan air hangat, tidak dianjurkan menggunakan sabun mengandung kimia keras untuk menjaga gelang tetap awet dan mengkilap.
6. Berat Gelang di bawah 3 gram
Berat gelang dibawah 3 gram lebih nyaman untuk bayi karena ringan sehingga bayi tidak merasakan ada benda asing di bagian lengannya. Ketika bayi melakukan gerakan refleksnya yang tidak terkontrol, gelang ini akan tidak melukai karena ukurannya yang kecil dan tipis.
Rekomendasi Bentuk Gelang Emas Bayi
Desain model gelang bayi yang semakin sederhana justru semakin aman dan nyaman ketika dikenakan karena kecil risiko aksesoris gelang tertelan atau hilang. Berikut rekomendasi gelang yang tidak mengganggu pergerakan si kecil:
1. Gelang Model Bangle
Model bangle lebih tebal, kokoh, dan tidak mudah berubah bentuk saat dikenakan meski si kecil aktif bergerak. Jika tampilan polos terlalu sederhana bagi Anda, pilih gelang bangle dengan ukiran sederhana supaya tetap terlihat manis ketika dikenakan.
2. Gelang Bola Emas
Bentuk bulat tanpa jeda dan terangkai rapi tetap cantik dan aman ketika dikenakan oleh bayi. Bulat bola emasnya tidak meningkatkan risiko bayi cedera atau tergores karena sisi gelang yang tajam.
Selain itu, model ini lebih awet karena bagian dalam menggunakan kawat khusus yang kuat. Sistem pengunci atau pengait gelang menggunakan model hook sehingga tidak mudah lepas.
3. Gelang Silikon Food Grade
Gelang berbahan silikon bebas BPA kini ramai di toko perhiasan. Tidak sepenuhnya silikon, gelang model ini menggunakan emas kecil sebagai pemanis di bagian tengah atau sisi kanan kirinya.
4. Gelang Spiral
Tampak ketinggalan jaman, model bangle spiral justru juara keamanannya. Bangle spiral tidak ada aksesoris tambahan dan lebih fleksibel sehingga aman untuk bayi.
5. Gelang Rantai Khusus Bayi
Berbeda dengan gelang rantai untuk dewasa, gelang rantai untuk bayi dibuat lebih tipis dan ringan. Sambungan antar rantai juga di treatment khusus supaya tidak menjepit dan melukai kulit bayi.
Jangan memilih gelang rantai dengan gantungan kecil agar tidak tertelan. Pilih gelang rantai dengan pengait double-lock supaya lebih awet dan tidak hilang.
6. Gelang Pelat Ukir Nama
Gelang pelat ini jadi salah satu model ‘’jadul’’ yang masih jadi primadona karena tebal dan sistem pengaitnya tidak bisa dibuka oleh bayi. Di beberapa toko perhiasan, gelang model ini bisa di ukir nama bayi sehingga kesan lebih eksklusif.
Kapan Bayi Boleh Memakai Gelang Emas
Idealnya, bayi boleh diberikan perhiasan emas saat memasuki usia di atas 6 bulan hingga 1 tahun. Menurut laman resmi Halodoc, perhiasan seperti gelang bisa jadi sarang kuman apabila tidak rutin dibersihkan.
Sebelum memutuskan untuk memakaikan gelang pada si kecil, Anda harus berkomitmen untuk memastikan gelang yang dipilih tidak mudah tertelan, rutin cek reaksi kulit si kecil, memperhatikan model gelang, dan rutin membersihkan gelang.
Selalu Cek Reaksi Kulit Setelah Pemakaian Gelang
Setelah dipakaikan gelang, Anda perlu memantau si kecil apakah kulitnya menunjukan tanda-tanda iritasi seperti bintik-bintik kemerahan, atau ruam. Tanda iritasi tersebut merupakan reaksi kulit karena bersinggungan dengan logam tertentu di dalam emas.
Padahal kadar emas sudah tinggi? Tapi kenapa tetap berisiko memicu ruam? Karena, kulit bayi sensitif dan cepat reaksi apabila kontaminasi dengan benda asing. Tidak perlu panik, jika tanda iritasi mulai terlihat maka segera lepas gelangnya dan konsultasikan ke dokter.
Pertanyaan Umum
Siap Jual atau Cek Emas Anda?
Temukan outlet Raja Emas terdekat dan datang langsung, buka setiap hari.