Cara Membersihkan Perhiasan Emas agar Kinclong Lagi di Rumah

Perhiasan emas yang digunakan setiap hari lama-lama akan terlihat kusam, bahkan menghitam. Hal ini wajar terjadi karena sebagian besar perhiasan emas bukan emas murni 24 karat, melainkan campuran emas dengan logam lain seperti perak dan tembaga.
Logam campuran inilah yang lebih mudah bereaksi dengan keringat, minyak, kosmetik, dan udara, sehingga membentuk noda gelap pada permukaannya. Emas murni sendiri sangat stabil, sehingga perubahan warna biasanya berasal dari logam campuran atau kotoran yang menumpuk, bukan dari emasnya.
Oleh karena itu, Anda perlu mengetahui cara membersihkan perhiasan emas yang tepat agar kualitasnya tetap terjaga. Banyak orang biasanya langsung memilih mencuci emas di toko perhiasan begitu melihat perhiasannya mulai kusam. Padahal, proses ini sebenarnya dapat dilakukan sendiri di rumah dengan bahan sederhana yang mudah ditemukan.
Penyebab Perhiasan Emas Jadi Kusam dan Menghitam
Sebelum membahas langkah pembersihannya, ada baiknya Anda memahami terlebih dahulu penyebab emas kehilangan kilaunya. Berikut beberapa faktor yang memengaruhi kondisi perhiasan emas Anda.
- Paparan keringat dan minyak tubuh: Perhiasan yang dipakai dalam waktu lama akan menyerap keringat dan minyak alami kulit. Lama kelamaan, hal ini meninggalkan lapisan kusam pada permukaannya. Pada beberapa orang yang mudah berkeringat dan memiliki kadar asam atau garam tubuh yang tinggi, perubahan warna bisa terjadi lebih cepat.
- Debu dan kotoran yang menumpuk di celah perhiasan: Bagian ukiran, kaitan, atau sela-sela mata rantai biasanya menjadi tempat kotoran menumpuk paling cepat. Area ini sering kali sulit dijangkau saat sesekali dibersihkan.
- Kontak dengan bahan kimia: Parfum, sabun mandi, lotion, hingga hairspray mengandung zat kimia tertentu. Zat ini dapat bereaksi dengan campuran logam pada emas dan mempercepat munculnya noda hitam.
- Kadar campuran logam yang rendah: Emas muda dengan kadar kemurnian rendah cenderung lebih rentan mengalami korosi. Sementara itu, emas tua dengan kadar di atas 70% tetap berpotensi kusam jika jarang dirawat.
Dengan memahami faktor penyebab ini, Anda bisa melakukan pencegahan sederhana, seperti melepas perhiasan saat mandi, berolahraga, atau menggunakan produk perawatan tubuh yang mengandung bahan kimia kuat. Kebiasaan kecil tersebut membantu menjaga kilau emas lebih lama sebelum perlu dibersihkan.
Cara Membersihkan Perhiasan Emas dengan Bahan Rumahan
Berikut beberapa cara membersihkan perhiasan emas menggunakan bahan yang mudah ditemukan di rumah. Anda tidak memerlukan peralatan khusus untuk melakukannya.
1. Sabun Cuci Piring Lembut dan Air Hangat
Sabun cuci piring yang lembut atau sabun berbahan surfaktan ringan adalah merupakan cairan paling aman dan direkomendasikan untuk membersihkan perhiasan emas di rumah. Caranya juga cukup mudah.
Campurkan beberapa tetes sabun ke dalam air hangat, aduk hingga larut, lalu rendam perhiasan selama 5-15 menit. Setelah itu, sikat perlahan menggunakan sikat gigi berbulu halus, bilas dengan air mengalir, lalu keringkan dengan kain lembut bebas serat seperti microfiber.
2. Menggunakan Baking Soda atau Soda Kue
Baking soda atau soda kue mampu mengangkat noda membandel pada emas padat. Sifatnya yang sedikit abrasif, harus digunakan dengan sangat hati-hati. Metode ini sebaiknya tidak digunakan pada perhiasan bernilai tinggi, emas berlapis (gold plated), atau perhiasan dengan permata atau detail halus karena berisiko menimbulkan goresan mikro di permukaan.
Jika Anda mencari cara mencuci emas biar kuning lagi setelah warnanya tampak pudar, prioritaskan terlebih dahulu metode sabun lembut dan air hangat. Baking soda hanya boleh dicoba pada emas padat tanpa lapisan dan tanpa batu permata. Lakukan sedikit demi sedikit serta bilas menyeluruh untuk memastikan tidak ada residu yang tertinggal.
3. Menggunakan Garam
Beberapa panduan untuk membersihkan perhiasan emas secara mandiri juga dapat menggunakan garam dapur. Namun, secara efektif, garam tidak sekuat sabun lembut dalam mengangkat kotoran dan tetap memiliki sifat abrasif ringan.
Untuk perawatan harian, cara membersihkan perhiasan emas paling aman tetap menggunakan sabun lembut dan air hangat, sedangkan larutan garam sebaiknya hanya digunakan jika Anda memahami risikonya dan tidak diterapkan pada perhiasan dengan batu permata atau lapisan emas.
4. Menggunakan Pasta Gigi
Pasta gigi berbentuk krim juga merupakan salah satu cara praktis untuk membersihkan perhiasan emas. Akan tetapi banyak ahli perhiasan yang tidak menyarankan penggunaan metode ini secara rutin. Pasta gigi mengandung partikel abrasif yang dibuat untuk enamel gigi, sehingga dapat menimbulkan goresan halus pada permukaan emas muda atau berlapis.
Jika tetap ingin mencobanya pada emas polos yang tidak terlalu bernilai tinggi, gunakan pasta gigi lembut dalam jumlah kecil, sikat dengan sangat pelan, dan jangan ulangi terlalu sering. Untuk menjaga kilau emas dalam jangka panjang, tetap gunakan air hangat dan sabun lembut sebagai metode utama.
5. Menggunakan Cuka untuk Emas Tanpa Lapisan
Cuka putih yang dicampur air dengan perbandingan 1:1 juga dapat digunakan sebagai larutan pembersih untuk emas solid tanpa lapisan dan tanpa batu permata. Namun, larutan asam seperti cuka ini juga berpotensi memengaruhi bagian. Seperti sambungan, lapisan logam, dan beberapa penggunaan jenis batu permata, sehingga tidak cocok untuk semua jenis perhiasan.
Dari sudut pandang perawatan profesional, cara membersihkan perhiasan emas yang lebih aman adalah tetap mengandalkan sabun lembut dan air hangat untuk penggunaan rutin. Jika Anda ragu atau memiliki perhiasan bernilai tinggi, sebaiknya hindari cuka dan serahkan proses pembersihan intensif tersebut pada toko perhiasan.
6. Cairan Pembersih Emas Perhiasan Siap Pakai
Selain bahan-bahan di atas, Anda juga dapat menggunakan cairan pembersih perhiasan emas yang dijual di toko maupun secara online. Pilih produk yang memang diformulasikan khusus untuk perhiasan emas.
Sebelum memutuskan untuk membelinya, jangan lupa untuk memeriksa petunjuk pemakaian, dan pastikan tidak mengandung pemutih atau bahan kimia keras yang berpotensi merusak struktur logam dan dudukan batu permata.
Cara Membersihkan Berdasarkan Jenis Perhiasan
Cara membersihkan perhiasan emas juga perlu disesuaikan dengan jenis perhiasannya. Tidak semua metode di atas cukup aman digunakan pada seluruh model perhiasan.
1. Perhiasan Emas Polos
Untuk emas polos tanpa hiasan tambahan, hampir seluruh metode air hangat dan sabun lembut dapat digunakan dengan aman, baik pada emas kuning maupun emas putih. Emas 14K dan 18K yang banyak di pasaran memang cenderung lebih mudah kusam dibandingkan dengan emas kadar tinggi, sehingga perawatan dengan bahan tersebut sudah cukup.
2. Perhiasan Emas dengan Batu Permata atau Mutiara
Perhiasan berhias batu permata atau mutiara memerlukan penanganan yang jauh lebih hati-hati. Gunakan air hangat suam-suam kuku dan sabun lembut saja, serta hindari bahan asam seperti cuka dan bahan abrasif seperti baking soda atau garam. Khusus untuk mutiara, cukup usap perlahan menggunakan kain lembap, hindari bahan kimia dan gesekan kasar.
3. Perhiasan Emas Berlapis atau Gold Plated
Emas berlapis (gold plated) memiliki lapisan emas yang tipis di atas logam intinya, sehingga mudah terkikis oleh gesekan dan bahan abrasif. Cara paling aman adalah mengelapnya dengan kain microfiber yang sedikit dibasahi dengan air sabun lembut, tanpa menyikat terlalu keras dan tanpa merendam terlalu lama, dan menghindari bahan kimia dan bahan abrasif.
Hal-hal yang Perlu Dihindari Saat Membersihkan Perhiasan Emas
Agar perhiasan tidak mengalami kerusakan saat dibersihkan sendiri di rumah, terdapat beberapa hal yang sebaiknya Anda hindari.
- Bahan kimia keras, seperti pemutih pakaian, klorin, amonia, atau aseton. Bahan ini dapat menyebabkan perubahan warna hingga melarutkan lapisan logam.
- Cairan atau alat abrasif yang berlebihan, terutama pada perhiasan dengan batu permata atau mutiara. Permukaan yang halus ini mudah tergores oleh bahan kasar.
- Air panas atau air mendidih bersuhu tinggi dapat membuat logam memuai sehingga cengkeraman atau prong batu permata menjadi longgar.
- Menyikat terlalu keras dengan sikat berbulu kasar atau berukuran besar. Sikat semacam ini tidak dirancang khusus untuk perhiasan dan berisiko menggores permukaannya.
- Menyimpan perhiasan secara sembarangan setelah dibersihkan, misalnya ditumpuk dengan perhiasan lain. Kebiasaan ini berisiko membuat perhiasan kembali tergores atau kusam lebih cepat.
Apabila Anda merasa ragu dengan kondisi perhiasan, terutama yang bernilai tinggi atau memiliki desain rumit, sebaiknya lakukan pencucian di toko perhiasan yang memiliki peralatan dan tenaga profesional.
Hal tersebut karena biasanya mereka menggunakan alat khusus seperti ultrasonic cleaner dengan cairan yang terkontrol, bukan bahan kimia rumah tangga yang tidak dirancang untuk perhiasan.
Bersihkan Perhiasan Emas Anda Secara Rutin
Pada dasarnya, cara membersihkan perhiasan emas cukup mudah dilakukan sendiri di rumah asalkan Anda memahami jenis perhiasan dan bahan pembersih yang tepat. Dengan perawatan rutin, perhiasan kesayangan Anda dapat tetap terlihat berkilau lebih lama tanpa perlu bolak balik ke toko emas.
Perlu dipahami bahwa metode pembersihan mandiri di atas bersifat perawatan umum dan ditujukan terutama untuk perhiasan emas kuning dan emas putih dengan desain standar. Tidak semua teknik cocok untuk perhiasan antik, bernilai tinggi, atau yang memiliki detail yang sangat rumit.
Dalam kasus seperti itu, pembersihan di toko perhiasan yang memiliki peralatan profesional tetap menjadi pilihan paling aman. Jangan lupa untuk menyimpan halaman ini sebagai panduan sebelum membersihkan perhiasan emas Anda di rumah.
Jika ingin mendapatkan informasi lebih lanjut seputar edukasi emas dan tren perhiasan terkini, cek postingan rajaemas.co.id lainnya!
Pertanyaan Umum
Siap Jual atau Cek Emas Anda?
Temukan outlet Raja Emas terdekat dan datang langsung, buka setiap hari.