Raja Emas Indonesia

Kode Emas 925 Asli atau Palsu? Ini Arti dan Cara Mengeceknya

TTim Redaksi Raja EmasTips Cek Keaslian 4 menit baca
Kode Emas 925 Asli atau Palsu? Ini Arti dan Cara Mengeceknya

Kode emas 925 bukan penanda bahwa emas tersebut asli. Angka tersebut adalah standar perak sterling, sehingga perhiasan berkode 925 pada dasarnya terbuat dari perak yang disepuh emas tipis. Kesalahpahaman ini sangat umum karena tampilannya berkilau kuning seperti emas sungguhan.

Banyak orang akhirnya membayar mahal untuk perhiasan yang nilai materialnya jauh lebih rendah, atau kecewa saat hendak menjualnya kembali. Agar Anda tidak mengalami hal yang sama, mari kita bahas arti kode ini, cara mengenalinya, hingga langkah bijak sebelum membeli atau menjualnya. Selengkapnya di artikel berikut ini!

Kode Emas 925 Artinya Apa? 

Angka kecil yang tercetak di cincin atau gelang disebut hallmark, yaitu cap penanda kadar logam. Tradisi ini berasal di Inggris ketika seorang pengrajin memberikan tanda pada karyanya untuk disertifikasi sebelum dijual. Kini, cap tersebut umumnya dibubuhkan langsung oleh pembuat perhiasan.

Angka 925 berarti 92,5% perak murni dan 7,5% logam campuran seperti tembaga yang berfungsi menguatkan perak. Komposisi ini diakui secara global sebagai yang paling pas untuk perhiasan. Dengan kata lain, angka ini menjawab seberapa murni peraknya, bukan seberapa banyak emasnya.

Lalu, kode emas 925 berapa karat? Jawabannya tidak ada. Memang jika dihitung 925 per 1000 dikali 24, dan hasilnya sekitar 22,2 karat. Namun hitungan itu tidak berlaku karena 925 adalah kadar perak, sedangkan karat hanya dipakai untuk mengukur emas. Jadi, kode emas 925 asli atau palsu? Kodenya memang asli, tetapi untuk perak, bukan emas. 

Baca Juga: Bagaimana Emas Putih Asli Jika Dibakar? Inilah Reaksi, Risiko, dan Cara Ceknya

Ciri-Ciri Emas 925 yang Wajib Anda Kenali

Supaya tidak keliru, kenali terlebih dahulu tanda-tandanya. Berikut cirinya yang bisa Anda amati sendiri.

1. Memiliki Cap 925, STG, atau STER

Cap ini biasanya terdapat pada bagian dalam perhiasan seperti cincin, dekat pengait kalung, atau di belakang liontin. Sedangkan STG dan STER sama-sama berarti sterling silver. Lalu, jika ada tambahan EP, artinya sepuhannya menggunakan metode electroplating.

2. Lapisan Emas Berkadar 10K hingga 18K

Permukaan perhiasan yang disepuh emas asli dengan kadar bervariasi, akan tetap berkilau. Namun, karena lapisannya yang tipis, maka beratnya cenderung lebih ringan sehingga tidak menambah bobot maupun nilai jualnya.

3. Tidak Menempel pada Magnet

Perak adalah logam non-magnetis sehingga tidak akan tertarik oleh magnet. Maka dari itu, untuk membuktikan keasliannya agar lebih akurat Anda bisa meminta bantuan uji kadar di toko tepercaya.

4. Warna Muncul di Bagian yang Tergores

Jika sepuhan pada perhiasan Anda mulai memudar, maka warna putih keperakan di lapisan bawahnya akan terlihat. Hal ini memang cukup wajar, namun bukan berarti bahwa perhiasan yang Anda miliki ini palsu.

5. Berbeda dengan Kode Emas Asli

Emas asli biasanya memiliki kode seperti 375 (9 karat), 585 (14 karat), 750 (18 karat), 916 (22 karat), dan 999 (24 karat). Semakin tinggi angkanya, maka semakin tinggi pula tingkat kemurnian dan harganya.

Bedanya Gold Plated dan Gold Vermeil

Dua istilah ini memang cukup familiar di toko perhiasan dan masih banyak orang awam yang belum mengerti. Keduanya sama-sama berbahan dasar perak, tetapi kualitas lapisannya berbeda.

Aspek

Gold Plated

Gold Vermeil

Bahan dasar

Perak sterling 925

Perak sterling 925

Kadar emas lapisan

Bervariasi

Minimal 10K

Ketebalan lapisan

Sangat tipis

Sekitar 2,5 mikron

Daya tahan

Lebih cepat pudar

Lebih awet

Harga

Lebih murah

Lebih mahal

Jadi, jika budget Anda mencukupi, vermeil jelas lebih tahan lama untuk pemakaian rutin. Perhatikan juga label produknya, karena masih banyak penjual hanya menulis gold plated tanpa menyebut ketebalan lapisannya.

Kenapa Perhiasan Perak Sering Disebut Emas Putih 925?

Sebutan emas putih 925 sebenarnya hanyalah istilah pemasaran. Tampilan perhiasan ini memang mirip emas putih asli dan harganya cukup bersahabat, sehingga banyak penjual memakainya agar produk ini terlihat lebih menarik.

Faktanya, isi utamanya tetap perak sterling dengan lapisan emas di luarnya. Oleh karena itu, selalu periksa rincian bahan, berat, dan kadar, bukan sekadar nama produknya.

Tips Merawat Perhiasan Perak Sepuh Anda

Perak sepuh memang cantik, tetapi lapisan emasnya tetap butuh perawatan ekstra. Terapkan tiga kebiasaan sederhana berikut agar tampilannya tetap terjaga.

1. Lepas Sebelum Terkena Air dan Keringat

Lepaskan perhiasan sebelum mandi, berenang, atau berolahraga. Air dan keringat membuat lapisan emas cepat kusam, sedangkan perak di bawahnya mudah menghitam. Jika terlanjur basah, segera keringkan dengan kain lembut.

2. Bersihkan dengan Kain Lembut

Usap perlahan menggunakan kain lembut yang sedikit lembap, lalu keringkan segera. Hindari bahan abrasif atau kain pemoles kasar karena dapat menggores dan mengikis lapisan sepuhan.

3. Simpan Terpisah dan Jauhkan dari Bahan Kimia

Simpan perhiasan di tempat yang sejuk dan kering, terpisah dari perhiasan lain agar tidak saling menggores. Jauhkan juga dari sabun, sampo, dan parfum supaya sepuhan tidak cepat pudar.

Baca Juga: Panduan Timbang Air untuk Kadar Emas, Lengkap dengan Tabel!

Jadi, Tertarik untuk Memiliki Emas 925?

Kini Anda sudah mengerti bahwa perhiasan dengan kode emas 925 adalah perak sepuh, dan bukan emas murni. Jika Anda menginginkan emas yang nilainya terjaga, pilihlah yang jelas kadar dan keasliannya. Namun, jika untuk penggunaan sehari-hari sebagai aksesoris, opsi ini memang bisa jadi pilihan.

Anda ingin cek keaslian emas atau jual emas tanpa surat? Yuk datang langsung ke outlet Raja Emas Indonesia di sekitar Anda atau hubungi tim rajaemas untuk informasi selengkapnya→

Pertanyaan Umum

Siap Jual atau Cek Emas Anda?

Temukan outlet Raja Emas terdekat dan datang langsung, buka setiap hari.